Lompat ke konten utama

Oil Separator

Peran Oil Skimmer dalam Sistem Oil Water Separator dan Oily Water Treatment

Oil Water Separator

Dalam pengolahan air limbah berminyak, proses pemisahan minyak tidak berhenti ketika minyak berhasil terpisah dari air. Minyak yang telah naik dan terkumpul di permukaan tetap perlu dikeluarkan agar tidak terus terakumulasi di dalam sistem. Pada tahap inilah Oil Skimmer dapat menjadi salah satu bagian penting dalam sistem Oil Water Separator dan oily water treatment.

Oil Skimmer dan Oil Water Separator memiliki fungsi yang berbeda. Oil Water Separator digunakan sebagai bagian dari proses pemisahan minyak dan air, sedangkan Oil Skimmer pada dasarnya digunakan untuk mengambil minyak yang telah terkumpul atau mengapung di permukaan.

Dalam penerapannya, Oil Skimmer dapat ditempatkan pada collection pit, tangki, kolam, maupun menjadi bagian dari sistem Oil Water Separator. Pemilihan posisi dan jenis skimmer perlu disesuaikan dengan karakteristik minyak, kondisi aliran, perubahan muka air, serta konfigurasi fasilitas.

Di Mana Posisi Oil Skimmer dalam Sistem Oily Water Treatment?

Sistem oily water treatment pada setiap fasilitas dapat memiliki konfigurasi yang berbeda. Secara umum, air limbah berminyak dari proses produksi, area pemeliharaan, pencucian peralatan, floor drain, atau sumber lainnya terlebih dahulu dikumpulkan sebelum memasuki tahapan pemisahan dan pengolahan berikutnya.

Secara sederhana, alurnya dapat digambarkan sebagai berikut:

Sumber Oily Water → Collection/Equalization → Pemisahan Minyak → Pengolahan Lanjutan → Efluen

Oil Skimmer dapat ditempatkan pada beberapa bagian dalam rangkaian tersebut. Pada collection pit atau equalization tank, misalnya, Oil Skimmer dapat digunakan untuk mengambil minyak yang sudah mengapung sebelum air memasuki unit pengolahan berikutnya.

Pada Oil Water Separator, minyak yang berhasil dipisahkan dari air juga akan terkumpul pada bagian tertentu dari separator. Minyak tersebut kemudian perlu dikeluarkan dan dialirkan menuju tempat penampungan atau sistem pengelolaan minyak.

Dengan demikian, fungsi Oil Skimmer lebih tepat dipahami sebagai bagian dari proses oil recovery, bukan sebagai pengganti keseluruhan proses pemisahan dan pengolahan oily water.

Apa Fungsi Oil Skimmer?

Slotted Pipe Oil Skimmer

Ada beberapa alasan mendasar kenapa pengolahan air berminyak tidak boleh diabaikan oleh manajemen industri. Diantaranya adalah sebagai berikut:

Oil Skimmer merupakan peralatan yang digunakan untuk mengambil minyak yang berada atau terkumpul pada permukaan air. Peralatan ini banyak digunakan pada tangki, sump, pit, kolam, maupun sistem pemisahan minyak dan air.

Dalam sistem pengolahan oily water, Oil Skimmer dapat digunakan untuk:

  • mengambil free oil atau floating oil yang terkumpul di permukaan;
  • mencegah akumulasi lapisan minyak yang berlebihan;
  • memindahkan minyak hasil pemisahan menuju oil collection tank atau tempat penampungan;
  • membantu mengurangi beban minyak pada proses berikutnya apabila digunakan sebagai tahap pre-recovery; dan
  • membantu menjaga kondisi operasional unit pemisahan minyak.

Jenis Oil Skimmer yang digunakan dapat berbeda sesuai dengan karakteristik minyak dan kondisi fasilitas. Beberapa teknologi yang umum digunakan antara lain Belt Skimmer, Slotted Pipe Skimmer, serta sistem pengambilan minyak yang dapat mengikuti perubahan muka fluida atau floating inlet suction system.

Apa Peran Oil Water Separator?

Berbeda dengan Oil Skimmer, Oil Water Separator (OWS) merupakan unit yang dirancang untuk membantu memisahkan minyak dari aliran air berdasarkan karakteristik fisik fluida dan prinsip pemisahan yang digunakan.

Pada sistem pemisahan gravitasi, perbedaan densitas menyebabkan minyak yang lebih ringan cenderung bergerak ke permukaan, sedangkan air berada pada bagian bawah. Efektivitas proses tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain ukuran droplet minyak, densitas, viskositas, temperatur, debit, kondisi aliran, kandungan padatan, dan keberadaan emulsi.

Teknologi yang digunakan dapat berupa API Separator, CPI (Corrugated Plate Interceptor), maupun konfigurasi lain yang disesuaikan dengan karakteristik air limbah dan kebutuhan fasilitas.

Setelah proses pemisahan berlangsung, akan terbentuk lapisan minyak pada area pengumpulan minyak. Lapisan inilah yang kemudian perlu dikeluarkan dari sistem.

Gambar unit Mobile CPI Oil Separator yang dapat digunakan di remote area.

Bagaimana Oil Skimmer Mendukung Sistem Oil Water Separator?

Hubungan antara Oil Skimmer dan Oil Water Separator dapat dilihat dari tahapan pemisahan, pengumpulan, dan pengambilan minyak.

Oil Water Separator membantu memisahkan minyak dari aliran air. Setelah minyak terpisah dan terkumpul, diperlukan mekanisme untuk mengeluarkannya dari sistem. Pada kondisi tertentu, Oil Skimmer dapat menjalankan fungsi tersebut.

Penempatannya dapat dilakukan pada beberapa bagian sistem, diantaranya sebagai berikut.

Oil Skimmer pada Collection Pit atau Equalization Tank

Pada beberapa fasilitas, oily water terlebih dahulu masuk ke collection pit atau equalization tank. Jika terdapat free oil yang dapat mengapung dan terkumpul di permukaan, minyak tersebut dapat diambil sebelum air memasuki unit berikutnya.

Pengambilan minyak pada tahap awal dapat membantu mencegah akumulasi minyak pada tangki dan, pada kondisi yang sesuai, mengurangi beban minyak yang masuk ke proses berikutnya.

Namun, keberadaan Oil Skimmer pada tahap ini tetap perlu mempertimbangkan karakter minyak. Minyak yang berada dalam kondisi terdispersi atau teremulsi tidak dapat diperlakukan sama dengan lapisan free oil yang telah mengapung di permukaan.

Oil Skimmer sebagai Bagian dari Oil Water Separator

Pada Oil Water Separator, minyak yang telah terpisah akan bergerak dan terkumpul pada area pengumpulan minyak.

Minyak tersebut tidak cukup hanya dibiarkan berada di permukaan separator. Diperlukan mekanisme untuk mengeluarkannya secara berkala atau kontinu sesuai dengan konfigurasi sistem.

Oil Skimmer dapat digunakan sebagai salah satu mekanisme oil recovery untuk memindahkan minyak yang telah terkumpul menuju oil collection tank atau fasilitas penampungan lainnya.

Mengapa Minyak yang Sudah Terpisah Tetap Harus Dikeluarkan?

Keberhasilan proses pemisahan minyak dari air belum berarti proses pengelolaan minyak telah selesai.

Minyak yang telah terpisah akan terkumpul pada permukaan atau oil collection zone. Apabila lapisan tersebut terus dibiarkan, jumlah minyak di dalam unit akan semakin meningkat.

Akumulasi minyak yang berlebihan dapat mengurangi ruang efektif di dalam sistem, meningkatkan kebutuhan pembersihan dan pemeliharaan, serta pada kondisi operasi tertentu meningkatkan risiko minyak kembali terbawa bersama aliran keluar.

Karena itu, dalam sistem oily water perlu dibedakan tiga fungsi yang saling berkaitan:

Oil Separation → Oil Collection → Oil Recovery

Oil Water Separator berperan terutama pada proses pemisahan, sedangkan Oil Skimmer dapat digunakan sebagai bagian dari mekanisme pengambilan atau recovery minyak yang telah terkumpul.

Kapan Sistem Oily Water Membutuhkan Oil Skimmer?

Tidak semua fasilitas membutuhkan konfigurasi Oil Skimmer yang sama. Kebutuhannya perlu ditentukan berdasarkan kondisi aktual sistem.

Beberapa kondisi yang dapat menjadi pertimbangan antara lain adanya lapisan minyak yang terlihat dan terus terkumpul pada permukaan, kebutuhan untuk mengambil free oil dari pit atau tangki, serta kebutuhan untuk mengeluarkan minyak yang telah dipisahkan oleh Oil Water Separator.

Oil Skimmer juga dapat dipertimbangkan ketika fasilitas memiliki perubahan muka air yang cukup besar. Dalam kondisi tersebut, mekanisme pengambilan minyak perlu mampu tetap bekerja pada elevasi permukaan yang berubah.

Karakter minyak juga perlu diperhatikan. Minyak dengan viskositas tinggi, minyak dengan lapisan yang sangat tipis, maupun minyak yang bercampur dengan banyak padatan dapat membutuhkan pendekatan dan jenis skimmer yang berbeda.

Artinya, pemilihan Oil Skimmer sebaiknya tidak hanya didasarkan pada kapasitas nominal peralatan.

Faktor yang Perlu Dipertimbangkan dalam Pemilihan Oil Skimmer

Agar Oil Skimmer dapat berfungsi dengan baik dalam sistem Oil Water Separator maupun oily water treatment, beberapa kondisi operasi perlu diketahui terlebih dahulu.

Karakteristik minyak menjadi salah satu pertimbangan utama, termasuk jenis dan viskositas minyak serta kecenderungannya untuk membentuk lapisan pada permukaan. Selain itu, perlu diketahui ketebalan lapisan minyak, luas area yang akan ditangani, perubahan muka air, keberadaan padatan atau debris, kapasitas oil recovery yang dibutuhkan, serta pola operasi fasilitas.

Lokasi pemasangan juga tidak kalah penting. Oil Skimmer yang bekerja dengan baik pada sebuah tangki belum tentu memberikan performa yang sama apabila langsung diterapkan pada kolam terbuka dengan muka air yang terus berubah.

Karena itu, pemilihan tipe dan konfigurasi skimmer sebaiknya dilakukan setelah kondisi aktual fasilitas dipahami.

Oil Skimmer Bukan Pengganti Oil Water Separator

Salah satu hal penting dalam menentukan konfigurasi oily water treatment adalah memahami bahwa Oil Skimmer tidak menjalankan fungsi yang sama dengan Oil Water Separator.

Oil Skimmer terutama digunakan untuk mengambil minyak yang telah berada atau terkumpul pada permukaan. Karena itu, pemasangan Oil Skimmer tidak secara otomatis menyelesaikan seluruh kebutuhan pemisahan minyak dari aliran air limbah.

Sebaliknya, Oil Water Separator yang mampu memisahkan minyak dengan baik tetap membutuhkan pengelolaan terhadap minyak yang telah terkumpul.

Hal ini menjadi semakin penting apabila oily water mengandung droplet minyak berukuran kecil atau minyak dalam kondisi emulsi. Pada kondisi tersebut, keberadaan Oil Skimmer saja tidak cukup dan sistem mungkin membutuhkan tahapan pengolahan lain yang sesuai dengan karakteristik limbah.

Dengan demikian, pemilihan peralatan sebaiknya dilihat sebagai bagian dari keseluruhan sistem pengelolaan oily water, bukan sebagai pemilihan satu alat secara terpisah.

Kesimpulan: Kepastian Kepatuhan Lewat Pemilihan Sistem yang Tepat

Kinerja sistem pemisahan minyak tidak hanya ditentukan oleh jenis peralatan yang digunakan, tetapi juga oleh kesesuaian konfigurasi dengan kondisi aktual di lapangan. Oleh karena itu, integrasi Oil Skimmer dan Oil Water Separator perlu dirancang berdasarkan kebutuhan sistem secara keseluruhan agar proses pemisahan, pengumpulan, dan pengambilan minyak dapat berlangsung secara efektif.   

Fasilitas industri sedang menghadapi masalah pencemaran minyak atau membutuhkan unit pengolahan dengan desain kustom khusus? 

Jangan biarkan tebakan dimensi standar merusak efisiensi pengolahan air limbah perusahaan. Tim spesialis teknik siap menyediakan solusi rekayasa kustom terpadu dari fase desain hingga komisioning.

Hubungi tim ahli kami  pada alamat email info@asprosbinareka.com atau melalui WhatsApp disini untuk mendapatkan evaluasi teknis gratis yang sesuai dengan kebutuhan industri Anda saat ini.