Produced Water Re-Injection (PWRI)

Proses pengambilan minyak mentah dari dalam bumi secara terus menerus, pada suatu saat akan mengalami penurunan produksi. Penurunan produksi ini diakibatkan tekanan di reservoir yang mengalami penurunan karena minyak yang terdapat di dalamnya semakin berkurang. Untuk mengatasi hal tersebut, tekanan reservoir harus dipertahankan. Salah satu cara yang paling sering digunakan adalah dengan menginjeksikan air ke dalam reservoir, disebut waterflooding agar dapat mengembalikan tekanan reservoir dan menyapu atau menggantikan minyak, serta mendorongnya ke arah sumur. Air untuk injeksi dapat bersumber dari 4 jenis, yaitu air tanah, air sungai, air laut, dan produced water.

Produced water adalah istilah yang digunakan di industri minyak untuk mendeskripsikan air hasil samping produksi minyak dan gas. Produced water berasal dari batuan reservoir yang ikut terbawa ke permukaan bersama minyak. Dalam perjalanan prosesnya, produced water dipisahkan dari minyak dan ditampung di tempat tersendiri. Hal ini menimbulkan permasalahan karena jumlahnya yang banyak, dan kualitasnya tidak layak untuk langsung di buang ke lingkungan.

Oleh karena itu, waterflooding merupakan salah satu usaha yang sering dilakukan untuk menangani produced waterProduced water yang dihasilkan diinjeksikan kembali ke dalam bumi. Proses injeksi ini, juga dapat memberikan manfaat sebagai stimulasi sumur yang dikenal dengan Produced Water Re-Injection (PWRI).

Produced water memiliki permasalahan pada kompatibilitas untuk digunakan sebagai injection water yaitu kandungan minyak, aktivitas biologis, potensi pengerakan dan korosi.

Produced water yang digunakan untuk re-injeksi harus diolah terlebih dahulu agar dapat digunakan, yaitu dengan:

  1. De-oiling;Penghilangan kandungan minyak
  2. Soluble Organics Removal;Penghilangan zat organik terlarut
  3. Disifection;Penghilangan bakteri, mikroorganisme, ganggang, dsb.
  4. Suspended Solid Removal;Penghilangan partikel tersuspensi, pasir, kekeruhan, dsb.
  5. Oxygen Removal;Penghilangan oksigen terlarut.
  6. Desalination or Demineralization;Penghilangan garam terlarut, sulfat, nitrat, contaminant, scaling agent, dsb.

Produce water diolah pada CPI Oil Separator, pada tahap ini free oil akan terpisah, dan terdapat aliran oil dan sludge. Air dengan kadar minyak rendah diolah pada unit DAF untuk menghilangkan partikel sekaligus mengurangi kandungan minyak. Air hasil olahan DAF selanjutnya diolah pada media filter untuk menghilangkan partikel sekaligus menghilangkan minyak.

Degasser digunakan untuk menghilangkan ion carbonat yang merupakan penyebab scaling, dengan menggunakan penambahan chemical asam, namun untuk mencegah peningkatan kadar oksigen maka ditambahkan panas.

Air yang akan diinjeksikan selanjutnya di polishing pada proses chemical mixing tank, menggunakan pH adjustment, scale inhibitor, corrosion inhibitor, O2 Scavenger, biocide.

Secara umum proses hasil yang didapatkan dapat dilihat pada tabel berikut.

Share:

Artikel Terkait

AsOS Products

Produk AsOS   API Oil Separator AsOS API Series adalah Oil Separator yang bekerja karena adanya perbedaan gravitasi antara minyak dan air sehingga dapat menghilangkan

Kirim Kami Pesan